Subversion

Subversion

Penggunaan svn:externals dan svn:ignore

Saat ini saya bekerja dengan Subversion lagi, meski secara pribadi sudah beralih ke Git, karena bergabung dengan team yang menggunakan subversion untuk urusan Source Code Management. Pada tulisan kali ini saya akan berbagi tentang penggunaan svn externals dan svn ignore pada project.

svn:externals

Konversi SVN Repositori Ke Git

Saat ini saya sedang beralih ke Git. Setelah beberapa tahun terakhir menggunakan Subversion sebagai SCM. Berawal dari kebutuhan akan SCM terdistribusi dan juga ingin mencoba SCM yang digunakan dalam pengembangan Kernel Linux tersebut.

Command Line Masih Lebih Maknyus

Berikut ini log dari ngobrol dengan salah satu teman yang programmer.

Doli Anggia: bang..
Doli Anggia: abg make svn pake terminal?
Dolly Aswin: yoi
Dolly Aswin: napa
Doli Anggia: gada pake client yg lebih manusiawi gitu?
Dolly Aswin: gak
Dolly Aswin: paling websvn lah
Dolly Aswin: untuk liat history2nya
Doli Anggia: kalo yg rapid??
Doli Anggia: rapidsvn
Dolly Aswin: cuma katanya lebih manusiawi yg rapidsvn
Dolly Aswin: cuma blum coba
Dolly Aswin: males pake mouse
Dolly Aswin: heheh
Dolly Aswin: pegal2 tangan jadinya

Menambahkan Keyword Id di Subversion

Terkadang kita ingin menampilkan nomor revisi terakhir di dalam dokumen yang kita buat sesuai dengan nomor revisi dari version control yang kita gunakan. Kalau menggunakan CVS cukup dengan menambahkan $Id$ pada dokumen yang kita buat. Maka setelah melakukan commit $Id$ tadi akan diganti menjadi berupa informasi tentang nama dokumen, nomor revisi dan juga waktu commit terakhir.

Syndicate content